Instruktur kursus adalah tenaga yang memiliki kompetensi dan sertifikasi pada bidang keterampilan tertentu, yaitu tenaga yang diberi tugas dan kewenangan menyelenggarakan/ mengelola pembelajaran pada suatu satuan PNF.

Instruktur kursus bertugas untuk melaksanakan pembelajaran bagi warta masyarakat yang membutuhkan keterampilan tertentu yang dapat digunakan untuk keterampilan hidup dan dimanfaatkan sebagai mata pencaharian.

Instruktur kursus memiliki kualifikasi dan kompetensi sesuai dengan tuntutan ketrampilan yang diajarkan. Gambaran situasi yang dihadapi Instruktur kursus fenomenal. Fenomena yang terjadi pada saat ini bahwa keberadaan instruktur kursus ini pada umumnya di perkotaan, mengingat lembaga kursus pun pada umumnya berada di kota.

Apabila keadaan ini berlangsung lama, maka hal ini akan mendorong urbanisasi dimana masyarakat berlomba-untuk mengikuti kursus ke kota, selain itu instruktur kursuspun kurang berminat bekerja di desa. Penghargaan yang diberikan pemerintah terhadap instruktur kursus masih memprihatinkan terutama tentang pemberian incentive.

Terdapat kesenjangan pemberian incentive antara kursus yang diselenggarakan pemerintah (SKB/UPTD) dengan yang diselenggarakan masyarakat/lembaga penyelenggara kursus yang berorientasi profit. Instruktur yang berada di SKB/UPTD hanya mendapatkan honorarium sebesar Rp. 150.000/ bulan, sedangkan honor instruktur kursus yang diselenggarakan oleh lembaga penyelenggara kursus yang berorientasi profit memang agak menggembirakan. Selain pemberian incentive hingga saat ini belum ada penghargaan yang diberikan pemerintah terhadap instruktur kursus, baik penghargaan atas prestasinya maupun penghargaan atas dedikasinya.