Kiranya yuri PTK PAUDNI Berprestasi Tingkat Nasional, 2012 tidak  salah jika memilih Tri Puas Restiadi sebagai kampiun Lomba Karya Tulis antar Pamong Belajar seluruh Indonesia tahun 2012. Bagaimana tidak, ayah berputra satu ini sejak lama sudah bergelut di bidang tulis menulis, apalagi beliau ini juga aktif sebagai sekretaris di berbagai organisasi, pastilah tulisannya tersusun rapi dan layak memenangi lomba yang digelar rutin sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi pamong belajar yang sampai saat ini belum banyak dikenal kiprahnya oleh masyarakat luas. Lewat penulisan karya tulis inilah salah satu upaya menampakkan eksistensi pamong belajar.

Kemampuan pria yang pernah menjadi “tour leader” ini sangatlah produktif menghasilkan karya tulis yang dapat memperkaya khasanah ke-PNF-an. Itu artinya, ayah dari Keisha Rizqi Azaria memang benar-benar mampu membuat karya tulis, bukan penulis dadakan yang dikarbit, sekedar membuat ketika akan mengikuti lomba.

Sebagai pamong belajar yang memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan PAUD, kali ini tulisan yang disodorkan kepada panitia untuk dinilai adalah masalah seputar PAUD, dengan judul “KerLip Si BIMA, Kardus Lipat Kreasi Bermain Interaktif, Menyenangkan  dan Antusias bagi Anak Usia5-6 Tahun”. Ya, sebuah pilihan cerdas mengingat saat ini gairah mengembangkan PAUD sedang nge-trend dimana-mana dengan dukungan dana dari mana-mana pula (diantaranya APBD, APBN dan CSR), sehingga model ini menarik perhatian para juri dan mungkin pula akan menjadi tolehan berbagai pihak untuk diduplikasi dan direplikasi sebagai upaya membentuk generasi yang mumpuni dan siap melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Menurut lelaki penggemar musik ini, salah satu prinsip pada pendidikan anak usia dini  adalah harus berdasarkan realita dengan harapan anak dapat mempelajari sesuatu secara nyata/konkrit. Prinsip tersebut mengisyaratkan perlunya penggunaan suatu media pembelajaran sebagai alat penyampai pesan-pesan pembelajaran. Peluang pemanfaatan media pembelajaran sebagai perantara dan penyampai pesan pembelajaran sebenarnya terbuka sangat luas, namun kenyataan di lapangan ditemukan bahwa tidak banyak para praktisi pendidikan dalam hal ini pendidik PAUD yang berminat dan mampu untuk menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran.

Permasalahan yang diangkat dalam karya tulis ini adalah bagaimana pemanfaatan media pembelajaran “KerLip Si BIMA” dalam meningkatkan motivasi dan kecerdasan majemuk anak.  Media pembelajaran ”KerLip Si BIMA” adalah suatu bentuk upaya pengembangan media pembelajaran interaktif bagi program pendidikan anak usia dini melalui prinsip bermain interaktif, menyenangkan dan antusias.  Dalam pembuatannya, media ini dirancang dengan kreasi pemanfaatan barang bekas berupa kardus yang dilipat berdasarkan daya kreativitas individu.

Sosok Tri Puas Restiadi yang telah menghasilkan beberapa makalah, buku dan karya ilmiah ini benar-benar telah memuaskan kita semua yang telah lama merindukan pamong belajar yang mumpuni di bidang pengembangan profesi. Tidak terlalu salah jika suatu saat nanti alumni Unes ini dipinjam oleh pengurus IPABI dengan dukungan dana dari direktorat untuk berbagi ilmu penulisan karya ilmiah dengan pamong belajar di seantero Indonesia. Semoga

[eBas/humasipabipusat_online]